Obat Tekanan Darah Rendah
Obat-obatan diuretik [misalnya, hydrochlorothiazide (Hydrodiuril), furosemide (Lasix)] digunakan untuk mengontrol tekanan darah dengan menyebabkan ginjal membuat lebih banyak urin dan menurunkan volume intravaskular. Jika pasien kehilangan terlalu banyak air dan mengalami dehidrasi, tekanan darah rendah dapat terjadi.
Beta blocker dan calcium channel blockers adalah dua obat yang biasa diresepkan untuk pengobatan tekanan darah tinggi. Mereka dapat menyebabkan jantung berdetak terlalu lambat dan menyebabkan hipotensi. Setiap obat jantung perlu dipantau oleh penyedia layanan kesehatan untuk mengevaluasi respons tubuh dan untuk memilih dosis yang tepat.
Obat-obatan seperti sildenafil (Viagra) dalam kombinasi dengan nitrogliserin dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan tekanan darah rendah.
Perubahan fisiologis normal pada kehamilan meningkatkan ruang intravaskular, terutama pada dua trimester pertama, dan dapat menyebabkan tekanan darah lebih rendah.
Kelenjar endokrin
Tubuh mempertahankan fungsi normal dengan sejumlah checks and balances dan umpan balik. Hormon adalah utusan yang membantu melakukan penyesuaian dalam fungsi tubuh. Ada koneksi antara kelenjar pituitari di otak dan kelenjar di dalam tubuh untuk membantu mengatur fungsi.
Fungsi kelenjar tiroid yang rendah (hipotiroidisme) mungkin berhubungan dengan tekanan darah rendah.
Kelainan kelenjar adrenal dapat menyebabkan penurunan kadar hormon kortison dalam tubuh. Tekanan darah rendah juga terlihat dalam situasi ini.
Fungsi hipofisis yang sangat rendah juga akan menyebabkan tekanan darah rendah
Penderita diabetes bisa mengalami tekanan darah rendah ketika gula darah mereka turun terlalu rendah. Jika gula darah menjadi terlalu tinggi (hiperglikemia), dehidrasi dan tekanan darah rendah juga dapat terjadi melalui mekanisme yang berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar